HUBUNGAN KECEMASAN DAN TINGKAT NYERI DENGAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST-OPERASI DI RUMAH SAKIT AIRAN RAYA

Authors

  • Vovi Meidas Setia universitas Aisyah Pringsewu Author
  • H.Mustopa universitas Aisyah Pringsewu Author
  • Winda Afikirtiani universitas Aisyah Pringsewu Author

DOI:

https://doi.org/10.35720/s1keperawatan.v10i02.185

Keywords:

Kecemasan, Tingkat Nyeri, Mobilisasi

Abstract

Latar belakang: Mobilisasi dini merupakan salah satu tindakan penting dalam perawatan pasca operasi yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi. Kecemasan dan nyeri merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat berdampak signifikan terhadap kemampuan pasien untuk melakukan mobilisasi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecemasan dan tingkat nyeri dengan mobilisasi dini pada pasien post- operasi di Rumah Sakit Airan Raya.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan crossectional study. Sampel dalam penelitian adalah pasien post operasi laparatomi explorasi dengan jumlah sampel 48 responden. Analisis dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisa univariat dan analisa bivariate. Analisa bivariate akan menggunakan uji chi- square.

Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa lebih banyak responden yang mengalami mobilisasi kurang 25 (52.1 %), lebih banyak responden yang mengalaminyeri ringan yaitu sebanyak 20 (41.7 %) banyak responden yang mengalami kecemasan yaitu sebanyak 25 (52.1 %).

Kesimpulan: Terdapat hubungan kecemasan dan nyeri dengan mobilisasi dini pada pasien post-operasi di Rumah Sakit Airan Raya dengan. Perawat perlu meningkatkan keterampilan dalam manajemen nyeri dan kecemasan pasien pascaoperasi melalui pelatihan rutin dan menagemen pelaksanaan mobilisasi dini.

 

Downloads

Published

2025-11-20

How to Cite

HUBUNGAN KECEMASAN DAN TINGKAT NYERI DENGAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST-OPERASI DI RUMAH SAKIT AIRAN RAYA. (2025). THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN, 10(02), 198-209. https://doi.org/10.35720/s1keperawatan.v10i02.185