HUBUNGAN HARGA DIRI DAN POLA TIDUR TERHADAP TINGKAT NYERI DAN KERENTANAN DISMENOREA PRIMER PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.35720/s1kep.v10i2.171Keywords:
Remaja, tingkat nyeri dismenorea, kerentanan dismenorea primer, harga diri, pola tidurAbstract
Latar belakang: Wanita usia remaja mengalami optimalisasi fungsi saraf rahim sehingga prostaglandin meningkat menyebabkan dismenorea primer. Nyeri menstruasi dapat mengakibatkan remaja wanita tidak masuk sekolah, kesulitan berkonsentrasi dan kesulitan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri dan pola tidur dengan tingkat nyeri serta kerentanan dismenorea primer pada siswi SMP Negeri 5 Cilacap
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional pendekatan analisis univariat dan bivariat. Sampel terdiri dari 220 siswi, menggunakan teknik proportionated stratified random sampling. Uji yang digunakan adalah uji chi square.
Hasil: Terdapat hubungan antara harga diri dengan tingkat nyeri dismenorea (p value = <0,001) dan kerentanan terhadap dismenorea (p value = 0,002). Hasil menunjukan terdapat hubungan pola tidur dengan tingkat nyeri dismenorea (p value = <0,001) dan kerentanan dismenorea primer (p value = <0,001).
Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan harga diri dan pola tidur terhadap tingkat nyeri dan kerentanan dismenorea primer pada remaja putri di SMP Negeri 5 Cilacap.





