GAMBARAN EVALUASI TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK PADA PENURUNAN TINGKAT STRESS PENGRAJIN KERAWANG DI DESA MONGOLATO KECAMATAN TELAGA
DOI:
https://doi.org/10.35720/s1kep.v11i01.169Keywords:
Terapi Relaksasi Autogenik, Tingkat Stress, Pengrajin KerawangAbstract
Latar belakang: Kerajinan kerawang merupakan kerajinan yang sudah berkembang di Gorontalo sebagai bahan dan pelengkap pakaian adalah kerawang. Pengerjan kerawang membutuhkan fokus dan ketelitian dengan pola sulaman yang cukup rumit. Pola sulaman harus digambar di atas milimeter blok dengan ukuran yang pasti. Setelahnya, kain dipotong berdasarkan pola. Lalu, benang diiris dan dicabut dari sebagian serat kainnya menggunakan jarum untuk memberi ruang bagi pola sulam. kemudian kain disulam dengan benang yang berbeda warna dari kain dasar Pengerjaan yang lama dan rumit ini dengan permintaan penyelesaian yang cepat dari pembeli meningkatkan resiko stress kerja pada pengrajin.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Peneliti akan mengkaji secara mendalam mengenai evaluasi terapi relaksasi autogenik dalam penurunan tingkat stress pengrajin kerawang di Desa Mongolato.
Hasil: Hasil evaluasi terapi relaksasi autogenik menunjukkan bahwa semua peserta berada pada tahap rendah dalam penerapan terapi ini, menurut tiga aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil temuan peneliti menyimpulkan bahwa evaluasi terapi relaksasi autogenik menunjukkan bahwa dari hasil wawancara dalam tiga aspek, yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotorik, seluruh partisipan masih berada pada tahap rendah dalam penerapan terapi ini.





