PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI PMB X
DOI:
https://doi.org/10.35720/Keywords:
Kompres hangat, Nyeri PersalinanAbstract
Latar Belakang: Persalinan normal ditandai oleh kontraksi rahim yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks serta mendorong janin keluar melalui jalan lahir, sehingga menimbulkan nyeri pada ibu. Nyeri persalinan berasal dari kontraksi otot rahim (his) yang membantu membuka serviks dan mendorong janin ke bawah. Intensitas nyeri yang dirasakan setiap ibu berbeda-beda dan dapat menimbulkan stres bila tidak teratasi.
Metode: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di PBM X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dan rancangan one group pretest-posttest. Skala nyeri diukur sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat pada ibu bersalin kala I fase aktif. Populasi penelitian berjumlah 32 ibu bersalin normal di PBM X, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon untuk mengetaui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan kompres hangat. Dapat diketahui terdapat 3 responden mengalami nyeri ringan (1-3), setelah di kompres hangat 3 responden tetap mengalami nyeri ringan (1-3). Terdapat 12 responden mengalami nyeri sedang (4-6) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 7 responden menjadi nyeri ringan (1-3), dan 5 responden tetap nyeri sedang (4-6). Terdapat 13 responden mengalami nyeri berat (7-9) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 3 responden menjadi nyeri ringan (1-3) dan 10 responden menjadi nyeri sedang (4-6). Selain itu, terdapat 2 responden mengalami nyeri hebat (10) sebelum diberikan kompres hangat, setelah diberikan kompres hangat 1 responden menjadi nyeri sedang (4-6) dan 1 responden menjadi nyeri berat (7-9). Hasil uji statistik diperoleh nilai ρ value 0,000 (ρ < 0,05).
Kesimpulan: Dapat disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai ρ value ≤ 0,05 maka ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di PBM X





